Memilih dan Menginstall WordPress Template

Dalam sebuah content management system (CMS), fitur utama yg penting adalah fasilitas utk mengubah tampilan & layout dari website kita tanpa harus memiliki pengetahuan mengenai HTML & CSS. Hampir semua CMS mendukung fasilitas ini. Tampilan & layout ini sering kita kenal dgn themes atau lebih kita kenal dengan template. Ada banyak sekali wordpress template tersedia di internet utk di download bahkan banyak yg ditawarkan gratis. Template tsb dikembangkan oleh orang-orang yg tergabung di wordpress community & terdaftar sebagian di http://codex.wordpress.org/themes. Sebelum menggunakan sebuah template, anda harus mengenal beberapa basic mengenainya. Anda harus tahu bagaimana menginstallnya, bagaimana memilihnya agar cocok di pasang di blog anda & sesuai dgn keinginan pengunjung blog anda, & juga bagaimana memodifikasinya. Disini akan coba kita bahas semuanya.

Mencari/memilih template
Template pada umumnya tersedia dalam bentuk file yg terkompres. Utk menggunakannya, anda harus mendekompres file tsb kemudian meletakkannya di folder wordpress anda, bukan merupakan suatu proses yg sulit utk anda jalankan sendiri. Ada banyak website yg menyediakan template di internet. Ada yg gratis, ada pula yg berbayar. Bagaimanapun juga sebaiknya anda lebih memilih template yg gratis ketimbang yg berbayar. Krn jika memang anda ingin mendalami wordpress nantinya pun anda akan bisa utk menciptakan & menghasilkan template karya anda sendiri. Dan kalau ada waktu, penulis juga akan membahas mengenai bagaimana mendevelop sebuah template karya anda sendiri.

Ayo kita mulai berburu template. Pada umumnya template terbagi menjadi 2 kategori besar yaitu 2 kolom & 3 kolom template. Namun banyak juga template dgn 1 kolom & 4 kolom yg tersedia di internet. Beberapa template adalah template minimalis, & hanya berbasis text, namun ada juga template yg full graphic. Kita akan coba menjelajah internet utk mencari template terbaik.

WebSite resmi wordpress template
Wordpress secara default memiliki template bawaan. Ada 2 themes atau tempalte bawaan wordpress yg tersedia saat pertama kali kita menginstall wordpress, default & classic template. Selain itu ada beberapa template official wordpress yg bisa kita oprek utk experimental. Template-template tsb bisa di download gratis di http://wordpress.org/extend/themes/. Disana ada Green Marine, Blix, Connections, Ocadia, Pool, dan Almost Spring template dll. Diantara ke 6 template tsb, Green Marine, Blix, Connections, dan Almost Spring adalah template yg paling popular. Coba cek ke wordpress themes-download section. Satu hal yg menarik adalah bahwa template tersebut adalah dalam format 2 kolom yg merupakan format template yg paling popular.

official-wp-themes.gif

WPThemesFree.com
Menurut pantauan penulis, wpthemesfree.com adalah situs penyedia wordpress template yg terbesar & terbaik. Ada banyak pilihan template tersedia di sana. Mulai dari 1 kolom, sampai 4 kolom. Minimalis template & full graphic juga tersedia. Selain bisa download, anda juga bisa memajang karya wordpress template anda di sini. Lumayan kan…bisa ndongkrak popularitas anda…. . Dan yg lebih menyenangkan lagi, bahwa semua template di sini bisa di download GRATIS.

Sebenarnya masih banyak lagi situs penyedia template yg gratis di internet. Ada thmes-wp.com, wpskins.org, dll. Namun tdk akan kita bahas satu persatu di sini. Anda juga bisa mencari situs penyedia wp template gratis lainnya di internet dgn memanfaatkan google.com pastinya. Keyword: free wordpress themes.

wpthemes.gif

Faktor yg perlu diperhatikan dalam memilih template
Ketika anda memilih template, anda harus memperhatikan beberapa factor seperti konten dari blog anda, pengunjung, dan juga arti dari warna yg mendominsai blog anda. Sebagai contoh, coba lihat http://googleblog.blogspot.com, simple & elegant. Mereka menyediakan konten dalam format yg formal, sehingga memberikan pengalaman yg menyenangkan utk semua orang ketika mengunjunginya. Ini hanya sebagai contoh. Hal tsb bisa digunakan sebagai pedoman ketika anda memilih template utk blog anda. Apakah blog anda akan konservatif, atau ngejreng itu terserah anda. Selanjutnya kita akan membahas factor dasar pada saat memilih themes/templates.

Konten
Memang benar “content is the king”. Konten adalah jantung dari sebuah blog. Saat memilih template, sebisanya dimatchingkan dgn konten anda. Krn template bisa membantu pemahamann pengunjung baru blog anda mengenai apa isi blog anda yg sebenarnya. Kita semua tahu visualisasi membantu segalanya .

Hal penting lain adalah “search” field. Dgn search field pengunjung blog anda akan dengan mudah mencari artikel yg di inginkan. Tdk semua template menyertakan search field. Hal ini tentu merupakan salah satu factor penting dalam memilih template.

Pada sebuah template harus ada space utk meletakkan link favorit anda, atau blogroll. Template juga seharusnya support RSS button, baik dalam RSS ataupun atom format.

Template standar harus juga menyertakan link ke arsip artikel anda & dikelompokkan dlm tgl posting artikel yg pernah anda tulis. Biasanya arsip akan dikelompokkan setiap bulan (monthly). Selain itu template juga harus menyertakan link ke arsip anda yg dikelompokkan ke dalam sebuah “category”. Sehingga akan semakin memudahkan pengunjung dalam mancari artikel di blog anda.

Kemudian template yg bagus haruslah support navigasi utk melihat halaman berikut atau sebelumnya. Pada umumnya wordpress blog menampilkan 10 post di setiap halaman. Template harus memiliki system navigasi utk melihat posting sebelum atau sesudah halaman aktif.

Hal penting lain yg harus diperhatikan adalah vertical / horizontal menu. Beberapa blog menyertakan “about the company” link yg akan membawa pengunjung ke situs si pembuat template. Karena template di publikasikan gratis, beberapa pembuat template merasa perlu utk menyertakan link ke situs mereka pada template yg mereka bagikan secara gratis di internet. Mereka berpikir sebagai “imbalan” . Memang kita bisa menghilangkan link tersebut atau menggantinya, namun hal ini tentu tidak mudah bagi blogger pemula. Kalau ada waktu akan penulis bahas mengenai membuat / memodifikasi template wordpress.

Jadi hal-hal tersebut diatas bisa di jadikan pedoman dalam memilih wordpress template. Apakah template secara visual bisa merepresentasikan konten blog anda? Perhatikan bahwa sebagian besar orang menyukai kesederhanaan & kemudahan.

Pengunjung
Memang tdk ada pernyataan yg secara jelas mengatakan bahwa template harus matching dgn konten. Namun jika anda perhatikan, sebagian besar blogger mengamini hal tersebut. Ketika anda menulis tentang anak-anak tentu anda akan memilih template yg penuh warna warni, ada gambar dora, Donald atau sejenisnya. Saat anda menulis blog tentang travel anda sebaiknya memilih template dgn warna biru atau hijau, krn warna-warna tsb adalah warna yg natural. Pengunjung blog anda yg travelers tentu menyukai blog dgn warna-warna cerah. Gunakan imajinasi anda dalam memilih template.

Warna & Fonts
Warna juga merupakan hal yg perlu diperhatikan, & sangat tentu berrelasi dgn konten blog anda.

Warna bisa memberikan pengalaman yg mengasyikkan bagi user anda, jika anda benar memilihnya. Berhati-hatilah saat mengkombinasikan beberapa warna, khususnya utk typeface. Warna yg bagus utk font mungkin akan terlihat buruk jika tdk match dgn backgroundnya.

Font juga perlu diperhatikan saat memilih template. Beberapa fancy themes mungkin menggunakan banyak model font dalam sebuah template, namun hal tsb membuat user anda kurang nyaman. Apakah itu template bikinan anda sendiri atau template yg anda dapat dari internet, usahakan gunakan sesedikit mungkin font di dalam template anda. Jika memungkinkan gunakan hanya satu type font saja ( size bisa terdiri dari banyak ukuran seperti utk header, footer, dll) atau maksimum 2 type font.

Beberapa blog sangat memperhatikan masalah aksesibility ini. Beberapa plug-in tersedia utk merubah font size. Sebagai contoh, tdk semua org nyaman membaca blog dgn font size 10 yg tampak terlalu kecil bagi mereka; plug-in tersebut memberikan fasilitas utk memperbesar font size on the fly. Contoh blog yg menyediakan fasilitas ubah font size on the fly: http://metrohosting.info/news.

Ukuran Template
Banyak template menggunakan konten graphic. Beberapa template mengatur tampilannya menggunakan CSS, beberapa menggunakan perpaduan CSS & images. Jika anda lihat beberapa template popular seperti Green Marine, Almost Spring atau Blix menggunakan full CSS utk mengatur tampilannya, sehingga ukuran nya pun kecil. Connection, template popular lainnya, menggunakan banner yg juga berukuran kecil. Jadi anda harus pastikan bahwa template anda berukuran cukup kecil (dlm kb), sehingga memudahkan user dgn koneksi internet rendah utk mengakses blog anda. Beda jika semua user anda menggunakan broadband, tentu size bukanlah suatu halangan. Bagaimanapun juga blog bukan anda tulis utk anda nikmati sendiri kan…? Akan banyak pembaca dari beberapa negara yg belum memilik broadband & hanya menggunakan dial-up atau koneksi lain yg lebih lambat. Jadi jika blog anda lambat diakses tentu pembaca anda menjadi tdk nyaman & pasti berpikir dua kali utk kembali lagi ke blog anda. Pilihlah template yg eye cacth, mudah di navigasi, cepat diakses, nyaman utk dilihat sehingga enak dibaca.

Menginstall & mengganti template

Kita sudah membahas dimana mendapatkan template & bagaimana memilihnya. Sekarang waktunya utk menginstall template dan menggunakannya utk WordPress blog anda. Template pada dasarnya adalah sekumpulan script php file & beberapa file css & image. Menginstall template adalah proses yg sangat sederhana & mudah. Anda cukup mendekompres file template dan kemudian menguploadnya ke folder wp-content/themes/ di dalam folder WordPress anda. Ikuti langkah-langkah berikut:

  1. download template yg anda inginkan.
  2. Biasanya template di compress menggunakan winzip.

  3. extract/unzip template tsb.
  4. Unzip file template ke hd local di komputer anda. Jika anda berencana utk menggunakan web-based FTP client seperti Net2FTP, maka anda bisa mengabaikan langkah ini, krn dgn Net2FTP anda bisa mengupload file terkompres ke ftp server & Net2FTP akan secara langsung mengekstraknya. Info saja, metrohosting.info mendukung web-based FTP dgn Net2FTP.

  5. upload
  6. upload file yg telah di unzip ke folder wp-content/themes pada folder WordPress blog anda. Utk itu anda bisa menggunakan ftp client. Jika anda blm begitu paham mengenai ftp client, anda bisa menggunakan windows explorer di komputer anda sebagai ftp client. Atau bisa juga menggunakan software ftp client seperti Filezilla. Sesuaikan saja dgn kebutuhan anda.

    win-explorer-ftp.gif

  7. Test template yg baru saja anda upload
  8. Utk mengganti template & mencoba template yg baru diinstall anda harus masuk sebagai admin. Kemudian masuk ke menu Presentation. Disana akan muncul template yg baru saja anda install. Pilih saja template tersebut, lalu akseslah blog anda. Maka blog anda sdh tampil dgn template baru. Mudah kan…..

    blog-presentation.gif

    Bahasan memilih & menginstall wp template cukup sampai di sini. Jika memungkinkan penulis akan release tulisan berikutnya mengenai bagaimana memodifikasi template. Insya Allah…….

Download (versi pdf, 152 Kb)


About this entry